Review Makna Lagu First Class: Perjalanan Menuju Kesuksesan

Review Makna Lagu First Class: Perjalanan Menuju Kesuksesan

Review Makna Lagu First Class: Perjalanan Menuju Kesuksesan. Lagu “First Class” milik Jack Harlow yang dirilis tahun 2022 menjadi salah satu anthem hip-hop paling mudah diingat di awal dekade 2020-an. Dengan sample ikonik dari “Glamorous” milik Fergie, lagu ini langsung meledak di chart Billboard dan TikTok. Di balik beat yang ringan dan catchy, “First Class” sebenarnya adalah cerita perjalanan seseorang dari nol menuju puncak kesuksesan—lengkap dengan rasa syukur, kebanggaan, dan sedikit ejekan halus kepada mereka yang pernah meragukan. Maknanya sederhana tapi kuat: kesuksesan bukan hadiah instan, melainkan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan kemampuan membuktikan diri di tengah keraguan orang lain. Lagu ini terasa seperti surat cinta kepada dirinya sendiri setelah melewati masa-masa sulit. TIPS MASAK

Lirik yang Menggambarkan Perjuangan dan Kemenangan: Review Makna Lagu First Class: Perjalanan Menuju Kesuksesan

Jack Harlow membuka lagu dengan baris “I been a (G), throw up the (L), sex in the (A.M.), uh-huh”, langsung mengklaim statusnya sebagai “G” (gangster dalam arti rapper autentik) dan “L” (legenda). Ini adalah penegasan bahwa ia sudah berada di level yang berbeda. Lirik “I got a first class ticket, I’m on my way” menjadi inti pesan lagu—ia sedang dalam perjalanan menuju kesuksesan kelas satu, dan tidak ada yang bisa menghentikannya lagi. Bagian “I know that you mad that I’m doin’ good” dan “You used to laugh at me, now you lookin’ up to me” adalah momen paling relatable. Harlow tidak malu-malu mengakui bahwa banyak orang pernah meremehkannya, tapi sekarang posisi berbalik. Ia merayakan kemenangan kecil seperti bisa membeli barang mewah, bepergian kelas satu, dan hidup tanpa khawatir uang—semua itu diraih dari nol. Refrain “I’m on my way to the top, I ain’t stoppin’ for nothin’” berulang seperti mantra motivasi, mengingatkan pendengar bahwa perjalanan ini belum selesai, tapi ia sudah sangat jauh dari titik awal.

Elemen Sample dan Pengaruh Budaya: Review Makna Lagu First Class: Perjalanan Menuju Kesuksesan

Penggunaan sample dari “Glamorous” Fergie bukan sekadar gimmick. Lirik asli Fergie “If you ain’t got no money take your broke ass home” diubah menjadi konteks baru oleh Harlow: sekarang ia yang punya uang, dan ia yang memutuskan siapa yang boleh ikut naik “first class”. Ini adalah twist cerdas yang menunjukkan bagaimana kesuksesan bisa mengubah perspektif seseorang terhadap dunia. Lagu ini juga mencerminkan budaya hip-hop modern yang merayakan “glow-up” atau transformasi dari underdog menjadi top dog. Harlow tidak menyembunyikan rasa bangga atas kerja kerasnya, tapi juga tidak terlalu sombong—ia tetap terdengar relatable karena masih mengingat masa-masa sulit. Di tahun 2026, “First Class” masih sering diputar sebagai lagu motivasi di gym, saat perjalanan panjang, atau ketika seseorang ingin merayakan milestone pribadi seperti lulus kuliah, dapat kerja baru, atau mencapai target finansial.

Dampak dan Relevansi Jangka Panjang

Makna “First Class” terasa sangat universal karena hampir semua orang pernah berada di posisi “broke” atau diragukan, lalu berjuang menuju level yang lebih baik. Lagu ini tidak bicara tentang kekayaan semata, melainkan tentang rasa puas setelah melewati proses panjang: dari dianggap remeh, bekerja keras tanpa kepastian, hingga akhirnya bisa “naik kelas”. Di era media sosial di mana orang sering membandingkan diri dengan highlight reel orang lain, “First Class” seperti pengingat bahwa perjalanan setiap orang berbeda, dan yang terpenting adalah terus bergerak maju. Lagu ini juga menjadi contoh bagaimana seorang rapper bisa merayakan kesuksesan tanpa harus terdengar toksik—Harlow tetap rendah hati dalam flexing-nya, dan itu yang membuat lagu ini mudah diterima banyak kalangan.

Kesimpulan

“First Class” adalah perayaan perjalanan menuju kesuksesan yang jujur, ceria, dan penuh rasa syukur. Melalui lirik yang percaya diri tapi tidak sombong, beat yang mengalir enak, dan sample yang cerdas, Jack Harlow berhasil menciptakan lagu yang bukan hanya tentang uang atau ketenaran—melainkan tentang rasa bangga setelah bertahun-tahun bekerja keras. Lagu ini mengingatkan kita bahwa “first class” bukan tujuan akhir, melainkan bukti bahwa perjuangan membuahkan hasil. Di tengah rutinitas yang kadang melelahkan, “First Class” seperti suntikan motivasi: terus bergerak, karena suatu saat kamu juga bisa naik ke kursi depan—dan menikmati pemandangan dari sana. Lagu ini tetap relevan karena setiap orang punya hak untuk merayakan kemenangan kecil dan besar dalam perjalanan hidupnya sendiri.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *